Menurut Kantor Berita ABNA, Syaikh Abdul Latif Mahmud ulama salafi asal Bahrain dalam akun Twiternya menyebutkan bersalaman dengan perempuan non mahram pada saat acara wisuda dan acara-acara selamatan lainnya tidak bermasalah dan tidak terhitung sebagai dosa. Dalam akun Twiternya, ulama salafi ini menulis, "Nabi Saw hadir dalam mimpi saya, dan berkata kepada saya, 'Tidak mengapa seorang alim agama bersalaman (berjabat tangan) dengan seorang perempuan meskipun bukan mahramnya.' Karena itu saya menganggap berjabat tangan dengan seorang perempuan bukan sebuah masalah."
Penjelasan Syaikh Abdul Latif Mahmud tersebut untuk menjawab dan menanggapi kritikan yang ditujukan kepadanya setelah kehadirannya dalam sebuah acara wisuda sebuah universitas agama dengan mengucapkan selamat kepada para sarjana perempuan sembari berjabat tangan dengan mereka. Fatwa ulama salafi yang bersumber dari mimpi tersebut bukan sebuah hal yang aneh. Syaikh Nashiruddin al Albani pernah mengeluarkan fatwa yang lebih aneh lagi dengan mengatakan, untuk menjadikan seorang laki-laki dewasa sebagai mahram bagi seorang perempuan, maka perempuan diperbolehkan menyusui laki-laki tersebut. Sehingga keduanya tidak lagi haram untuk berdua-duaan ditempat kerja ataupun bersentuhan.